Jumat, 22 Juni 2012

Uniknya Malioboro



Saat matahari telah lelah menyinari kota jogja yang begitu padat penduduk, malam pun datang menggantikan terangnya sinar mentari. Aku dan beberapa teman dari Borschar masih asik wisata jogja. Melihat keramaian kota yang begitu luar biasa. Di Malioboro lah ku menghabiskan waktu. Perayaan Hut Jogja memang membuat jalan di Malioboro menjadi rame dan padet banget.
Ada yang asik berjalan melihat lihat, ada juga yang asik menawar barang ( ntah mereka punya uang atau tidak).

Ditengah hiruk pikuk kendaraan dan manusia terdengar suara musik yang begitu bagus. coba buat nyari asal dari suara itu, ternyata di pinggir jalan Malioboro ada sekelompok pemuda luar biasa yang sedang memainkan alat – alat musik tradisional nan sederhana seperti angklung dll. Dengan nada yang begitu harmonis, mereka dengan luar biasa menyanyikan lagu lagu yang begitu bagus.
Ditengah irama musik yang semakin asik, para penonton yang sedang lewat dengan sukarela memberi kan sedikit saweran. Ada juga yang asik foto bersama mereka. Sungguh luar biasa mereka. salah satunya bernama Calung Pung, mereka mampu menghibur para pengunjung yang sedang kelelahan ataupun sedang asik tawar menawar barang dengan penjual. Banyak yang mencibir apa yang mereka kerjakan, menurut perspekstif saya, mereka adalah pemuda yang luar biasa. walau hanya mengandalkan skill bermusik ala kadarnya, tapi apa beda mereka dengan para pengamen yang biasa nongol di Tv? Tidak serta merta mereka menengadahkan tangan demi uang. Masih lebih hebat mereka dari pada Wakil mereka di Senayan sana. yang dengan santai dan malasnya mengurusi rakyat dan dengan cekatannya dalam menyerobot uang rakyat!!!!!.2 jempol untuk Calung Pung dan musisi yang (maaf) tak disebut, 1 jari tangah untuk Koruptor!!!

2 komentar: